Ditelepon 188, Nomor apakah? Malah Suruh Upgrade Ke Kartu Halo

Artikel ini memuat informasi seputar pengalaman admin saat dihubungi telephone oleh nomor operator 188 dan diminta untuk upgrade dari parbayar kartu As menjadi Pascabayar Kartu Halo.

Assalamualaikum, Halo sobat pengunjung! Apa kabar hari ini? semoga sehat terus dan selalu berada dalam lindungan sang maha kuasa, amiin.

Pada artikel ini mimin sinday.id mau sedikit curhat, seputar operator Telkomsel, pemberitahuan sebelumnya bahwa mimin adalah pengguna telkomsel yang lumayan sudah lama dari beberapa tahun terakhir, dengan alasan kualitas, layanan dll mimin jatuh cinta dan menentukan pilihan pada KartuAs yang merupakan layanan prabayar Telkomsel.

Semenjak 2014 mimin menggunakan kartu As untuk kebutuhan telepon dan SMS saja, maklum lah saat itu minin belum punya Gadget yang bisa internetan kayak sekarang, dan setelah sekian lama Nomor Kartu As tersebut mimin gunakan untuk internet-an juga, meski harus puas dengan layanan H+ karena saat belinya belum rame-rame 4G seperti sekarang.

5 tahun kemudian, tepatnya di perempat tahun 2019 mimin kaget dengan adanya panggilan tak terjawab dari nomor aneh yaitu 188, dan seketika itu diabaikan saja,
Untuk kedua kalinya, kembali ada Mished Call dari no 188 lagi, naklum sedang beraktifitas, mimin pun mulai penasaran dan bertanya "Ada apa gerangan" "Nomor apa ini?". Lalu dengan sedikit kepo Mimin coba cari info seputar No 188 tersebut dan ternya ta nomor tersebut merupakan Nomor Costumer Service Telomsel (Pengguna lama kok lupa operator sendiri ya :D )

JADI 188 ADALAH NOMOR CALL CENTER TELKOMSEL

Untuk ketiga kalinya, Nomer 188 telkomsel kembali tampil dilayar panggilan, kebetulan saat itu saya sedang santay dan waktu lumayan senggang (acie sok sibuk :D ).

Disini mimin tidak bisa menjabarkan dengan detail percakapan mimin dengan Costumer care telkomsel tersebut, namun dari inti percakapan, setelah melakukan Sapa, tanya nama dan beberapa pertanyaan lain memeberitahukan bahwa Nomor saya terpilih untuk dihubungi dan mendapatkan penawaran Untuk Upgrade Ke kartu Halo.

Sang Costumer Service pun memberikan alasan yang sdikit mempengaruhi saya, dengan maksud seperti ini "Konsumsi pulsa yang mimin gunakan cukup besar untuk kebutuhan internet, jika berkenang kami menawarkan agar anda Upgrade ke kartu Halo agar penggunaan bisa terkontrol dan lebih hemat".

Sejenak saya berfikir, benar juga apa yang disampaikan bu operator, karena saya menggunakan kartu As, kalkulasi penggunaan pulsa dalam sebulan dapat diketahui saat cek pulsa, bulan itu saja, tanpa terasa mencapai Rp. 200.000 lebih dalam sebulan, dengan tanpa sadar dan saya pun tidak menyangka, jumlah itu sangatlah besar bagi saya khususnya.

Dengan penjelasan yang dibubuhi ajakan serta promosi operator yang menelephone saya selalu mengarah kan saya untuk segera upgrade ke kartu Halo pascabayar. Karena dalam percakapan tersebut saya terus saja mencari alasan dan penjelasan dari CS sedetail dan serinci mungkin, supaya jika nanti saya menyanggupi saya sudah faham tentang Pascabayar Kartu Halo ini.

Maklum, menurut saya, kartu halo itu kesannya mahal pastinya, penggunaya saja kalangan menengah keatas, lah saya "rakyat jelata" yang tak punya apa-apa :D


Lalu pada satu titik, karena saya ingin berniat untuk sedikit menghemat penggunaan internet ditambah lagi terbuai dengan jumlah kuota internet yang ditawarkan oleh operator, akhirnya

"SAYA MENG-IYA-KAN TAWARAN TERSEBUT" dan dengan sedikit tambahan informasi dari saya, operator CS berjanji akan bantu proses upgrade Kartu AS saya ke kartu Halo dengan nomor lama (tanpa ganti nomor) dengan syarat dan ketentuan yang sudah saya setujui.

Dan setelah percakapan selesai, ternyata proses upgrade tersebut membutuhkan waktu 1 hari lebih hingga migrasi karu As ke kartu halo berhasil dilakukan.

Demikianlah curhatan kali ini, barang kali ada yang sama pengalaman seperti saya, silahkan berkomentar dibawah :D

Terima Kasih dan Wassalamualaikum

0 Response to "Ditelepon 188, Nomor apakah? Malah Suruh Upgrade Ke Kartu Halo"

Post a Comment

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel